Minggu, 07 November 2010

Audio Data

AUDIO DATA

Audio Data datang dalam bebagai bentuk kadang-kadang membingungkan. Jumlah cara mendasar di mana suara dapat di wakili sebenarnya cukup kecil. Berbagai jenis file audio adalah karena ada cukup beberapa pendekatan untuk data audio mengompresi dan sejumlah cara yang berbeda dari kemasan data. Kami pertama-tama menjelaskan bagaimana data audio sendiri diwakili. Maka bagaimana itu dibungkus ke file. Orang sering berbicara tentang format audio sembarangan tanpa membedakan antara format data dan format file. Tetapi sangat penting untuk menjaga perbedaan ini dalam pikiran banyak format file dapat berisi tanggal direpresentasikan di lebih dari satu cara dan sebagian besar representasi data dapat dikemas di lebih dari satu format file. Mengatakan bahwa file suara adalah “.Wav” file mengatakan apa-apa tentang format data audio. Demikian pula, mengatakan bahwa file berisi data PCM mengatakan apa-apa tentang format file.

Format

Sebuah format lossless dini; yang baru termasuk Free Lossless Audio Codec (FLAC), Apple Inc | Apple, Apple Lossless, MPEG-4 ALS, Audio, dan TTA (Codec) | TTA.

Beberapa format audio menampilkan kombinasi format lossy dan koreksi lossless; ini memungkinkan pengupasan koreksi untuk dengan mudah mendapatkan file lossy, format tersebut mencakup MPEG-4 SLS (callable dengan Lossless), WavPack, dan OptimFROGDualStrem

Beberapa format yang terkait dengan teknologi, seperti :

1. Direct Stream Transfer, yang digunakan dalam Super Audio CD

2. Meridian Lossless Packing, yang digunakan dalam DVD-Audio, Dolby TrueHD, Blu-ray, HD DVD

Kesulitan dalam Kompresi Lossless Audio Data

1. Sulit untuk menjaga semua data dalam aliran audio dan mencapai kompresi substansial.

Pertama, sebagian besar rekaman suara sangat kompleks, direkam dari dunia nyata. Sebagai salah satu metode kompresi kunci adalah untuk menemukan pola dan pengulangan, data yang lebih kacau seperti audio tidak kompres dengan baik dalam cara yang sama.

2. Bahwa nilai-nilai dari audio berubah sangat cepat, sehingga data generic kompresi algoritma tidak bekerja dengan baik untuk aaudio, dan string byte berturut-turut tidak umumnya muncul sangat sering.

Evaluasi Kriteria

Lossless Audio Codec tidak mempunyai masalah kualitas, sehingga kegunaan dapat diperkirakan oleh :

1. Kecepatan komppresi dan dekompresi

2. Tingkat kompresi

3. Robustness dan koreksi kesalahan

4. Dukungan produk

Rabu, 27 Oktober 2010

Perkembangan Telematika Di Indonesia

PERKEMBANGAN TELEMATIKA DI INDONESIA

Menurut artikel yang sudah saya baca dari berbagai sumber, Telematika adalah sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik. Kemampuannya adalah mentransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaan suara (telepon, musik), huruf, gambar dan data atau kombinasi-kombinasinya. Teknologi digital memungkinkan hal tersebut terjadi.

Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh, yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik, dengan sistem digital.

Ada ragam bentuk telematika :

1. E-government, Pelaksanaan pemerintahan online atau e-goverment dalam bentuk situs/web internet. Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah

2. E-commerce, Proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik

3. E-learning, Cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya.

Senin, 11 Oktober 2010

PERKEMBANGAN TELEMATIKA DI INDONESIA SAAT INI

PERKEMBANGAN TELEMATIKA DI INDONESIA SAAT INI


Perkembangan telematika di Indonesia mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat, yaitu :

1. Periode Rintisan

2. Periode Pengenalan

3. Periode Aplikasi

1. Periode Rintisan

sejarah telematika mulai ditegaskan dengan digariskannya arti telematika pada tahun 1978 oleh warga Prancis.

Mulai tahun 1970-an inilah Toffler menyebutnya sebagai zaman informasi. Namun demikian, dengan perhatian yang minim dan pasokan listrik yang terbatas, Indonesia tidak cukup mengindahkan perkembangan telematika.

teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia, mulai dilakukan. Jaringan telpon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunanya masih terbatas.

2. Periode Pengenalan

Teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. salahsatu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang. Teknologi telematika, seperti komputer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional – tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia.

3. Periode Aplikasi

Reformasi yang banyak disalahartikan, melahirkan gejala yang serba bebas, seakan tanpa aturan. Pembajakan software, Hp illegal, perkembangan teknologi computer, internet, dan alat komunikasi lainnya, dapat dengan mudah diperoleh, bahkan dipinggir jalan atau kios-kios kecil. Tentunya, dengan harga murah.

Selasa, 05 Oktober 2010

SISTEM INFORMASI

SISTEM INFORMASI

1. Kegiatan Sistem Informasi

a. Input

Menggambarkan suatu kegiatan untuk menyediakan data untuk diproses.

b. Proses

Bagaimana suatu data diproses untuk menghasilkan suatu informasi.

c. Output

Suatu kegiatan untuk menghasilkan laporan dari proses data diatas.

d. Control

Aktivitas yang menjamin bahwa system informasi tersebut berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

2. Komponen Sistem Informasi

a. Hardware and Software berfungsi sebagai mesin.

b. People and Procedure yang merupakan manusia dan cara menggunakan mesin.

c. Data merupakan penghubung antara manusi dengan mesin agar terjadi sebuah proses pengolahan data.

Senin, 27 September 2010

pendapat kita tentang ilmu komputer dan sistem informasi

PENDAPAT KITA TENTANG ILMU KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI

A. Ilmu Komputer

Menurut saya, ilmu komputer itu ilmu yang mempelajari tentang perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software). Ilmu komputer juga mencakup dalam berbagai topik yaitu algoritma, bahasa pemrograman, perangkat lunak, dan termasuk perangkat keras.

Ilmu komputer juga merupakan suatu bidang ilmu yang menekuni bidang pengolahan data secara digital. Misalnya sistem informasi.

B. Sistem Informasi

Sistem Informasi adalah Proses yang menjalankan fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk kepentingan tertentu; kebanyakan SI dikomputerisasi.

Menurut saya informasi merupakan komoditi strategis di abad mendatang. Globalisasi informasi memaksa Indonesia untuk memperhitungkan sistem informasi pendidikan dan pembangunannya supaya tetap kompetitif di era globalisasi. Untuk itu, cara alternatif strategi yang memungkinkan Indonesia membangun sistem informasi nasional-nya perlu dipikirkan sejak dini. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan power Indonesia terhadap luar negeri.